MTsN 2 Kediri — Sistem Absensi RFID, Akademik & Kantin Digital Terintegrasi
Platform operasional madrasah yang mengintegrasikan absensi siswa dan guru berbasis RFID/PIN, administrasi akademik, akun orang tua, izin, e-wallet siswa, POS kantin, top-up, rekonsiliasi, dan pelaporan dalam satu sistem web.

Operasional madrasah melibatkan banyak proses yang saling berkaitan: pencatatan kehadiran siswa dan guru, pengelolaan kelas, komunikasi akses orang tua, izin, transaksi kantin, saldo siswa, hingga laporan operasional.
Sistem harus mampu menangani proses tersebut dalam satu basis data dan tetap mudah digunakan oleh peran yang berbeda seperti administrator, guru, siswa, orang tua, operator, dan petugas kantin.
Solusi dirancang untuk menyatukan alur yang secara operasional berbeda tetapi memakai data yang sama. Identitas siswa tidak hanya dipakai untuk data akademik, tetapi juga untuk autentikasi RFID/PIN, absensi, e-wallet, transaksi kantin, dan akses orang tua.
Dengan pendekatan ini, sistem tidak membangun aplikasi terpisah untuk tiap fungsi, melainkan menghubungkan modul-modul sekolah melalui master siswa, guru, kelas, akun, dan transaksi yang konsisten.
Kiosk Absensi RFID & PIN
MTsN 2 Kediri memiliki kiosk absensi mandiri yang mendukung kartu RFID dan PIN. Kiosk menampilkan status scan serta absensi terbaru sehingga proses masuk/pulang dapat dilakukan dari titik layanan yang sama.

Satu Sistem untuk Operasional Sekolah
Backend Laravel menghubungkan administrasi akademik, absensi, e-wallet siswa, transaksi kantin, izin, orang tua, rekonsiliasi, dan laporan dalam satu aplikasi berbasis peran.
- Multi-method authentication: RFID, PIN, username, email, dan akun orang tua.
- Absensi: kiosk RFID/PIN, absensi siswa dan guru, riwayat, rekap kelas, filter periode.
- Akademik: tahun ajaran, kelas, penempatan siswa, kenaikan kelas, dan wali kelas.
- Master pengguna: siswa, guru, user operasional, import data, sinkronisasi dan reset akses.
- Portal siswa: dashboard, riwayat absensi, riwayat belanja, wallet, izin, dan ganti password.
- Portal orang tua: dashboard, keterkaitan anak, absensi, belanja kantin, dan pengajuan izin.
- Workflow izin: pengajuan siswa/orang tua dan approval guru/operator.
- E-wallet siswa: saldo, mutasi, top-up, dan tarik tunai.
- Kantin digital: POS kasir, produk, lapak, penjual, order, dan histori transaksi.
- Bagi hasil & rekonsiliasi: aturan pembagian koperasi/kantin serta rekonsiliasi harian.
- Reporting: laporan absensi dan kantin dengan ekspor PDF/Excel.
- Reader / input kartu RFID untuk autentikasi dan absensi.
- PIN sebagai alternatif autentikasi pada kiosk dan login.
- Data siswa, guru, kelas, orang tua, wallet, dan transaksi dalam database terintegrasi.
- Ekspor laporan PDF dan Excel untuk kebutuhan administrasi.
- Interface web responsif untuk kiosk, desktop operasional, dan akses mobile.
Akses Berbasis Peran
Halaman login mendukung beberapa jalur autentikasi sehingga tipe pengguna dapat mengakses sistem sesuai kebutuhan operasionalnya.

Arsitektur dipusatkan pada Laravel dengan modul per peran: Admin, Guru, Siswa, Orang Tua, Operator, Kasir/Kantin. Pemisahan route dan controller per fungsi menjaga workflow tetap jelas tanpa memisahkan data inti menjadi aplikasi yang saling terisolasi.
Platform ini menyediakan fondasi operasional sekolah yang terhubung dari titik kehadiran siswa hingga transaksi kantin dan administrasi akademik. Sekolah memiliki satu sistem untuk melihat data sesuai kewenangan masing-masing peran, mengurangi kebutuhan memelihara aplikasi terpisah untuk absensi, saldo siswa, kantin, dan laporan.
Case study ini tidak menampilkan klaim angka penghematan atau peningkatan kinerja yang belum diukur; fokusnya adalah kapabilitas operasional yang telah diimplementasikan dan berjalan pada aplikasi produksi.
- PHP 8.3
- Laravel 13
- MySQL 8
- Nginx + PHP-FPM
- Responsive Web UI
- RFID / PIN Authentication
- PDF & Excel Reporting
Mari Bicara Tentang Bisnis Anda
Ceritakan bagaimana bisnis Anda berjalan saat ini. Kami akan membantu melihat bagian mana yang dapat disederhanakan, diintegrasikan, diotomatisasi, dan dikembangkan melalui teknologi.
Kami tidak memulai dari daftar teknologi. Kami memulai dari masalah yang perlu diselesaikan.